Nun jauh di sebuah tempat di Kabupaten Siak, Riau, terdapat dua danau berdampingan yang airnya berwarna hitam. Danau Pulau Besar dan Danau Bawah itu terletak di daerah yang bernama Zamrud. Warga desa setempat sering juga menyebut dua danau itu dengan nama Danau Zamrud.

Sebutan zamrud sendiri diambil dari keelokan tempat tersebut, terutama jika dilihat dari udara. Pantulan airnya yang berwarna hitam di tengah hutan rawa menyerupai permata berwarna hijau. Di tempat itulah hidup satwa dan tumbuhan selama ratusan tahun.

Sejumlah satwa terkenal yang masih hidup di antaranya ikan arwana emas (Schleropages formasus), harimau sumatera (Panthera tigris sumatrensis), beruang merah (Helarctos malayanus), burung serindit (Loriculus galgulus), serta berbagai jenis ular. Baca Lanjutannya…

Oleh: gispala | April 1, 2012

Biasakan Keras Pada Diri Sendiri

Jika kita lunak pada diri sendiri, maka kehidupan akan keras kepada kita. Sebaliknya, jika kita keras pada diri sendiri, maka kehidupan akan lunak kepada kita.

Karena itu, terus perkuat kebiasaan keras kepada diri sendiri. Disiplin, rajin, bekerja keras, ulet, berani, tegas, pantang menyerah, serta berbagai sikap kaya mental harus terus kita tanamkan. Hanya dengan sikap tegar dalam mengatasi persoalan, kuat dalam menghadapi goncangan, dan kokoh menghadapi badai ujian, kita akan jadi manusia tahan banting yang selalu siap mengatasi cobaan.

Keras pada diri sendiri akan membuat kita mampu menjadi manusia unggulan dalam berbagai keadaan. Keras pada diri sendiri akan mengantarkan kita jadi pemenang kehidupan.

Maju terus, pertegas langkah, perkuat tekad, maka kerasnya batu-batu penghalang akan dapat kita taklukkan!!! Baca Lanjutannya…

Oleh: gispala | Maret 3, 2012

Pecinta Alam dan Paradigma Gerakan Lingkungan

” jika ingin mengubah negara untuk kegiatan – kegiatan yang sulit tentang persoalan kebijakan politik, pencinta lingkungan menjadi sumber kekuatan dengan apa saja dapat dilakukan. Jika anda ingin mempunyai negara untuk kepentingan ekonomi, pikirkan diri anda dan generasi anda yang akan datang, saya yakin anda dapat melakukannya”
(Gerlorfd Nelson dalam catalyst conference speech university of Illionis, 1990)

Pencinta alam di Indonesia saat ini belum dirasakan sebagai salah satu akar gerakan lingkungan, terbukti dalam korelasinya saat ini dengan menjamurnya perhimpunan pencinta alam seiring pula dengan kerusakan yang tidak terkendali. Dimanakah letak penyimpangan ini karena keberadaan pencinta alam Baca Lanjutannya…

Bismillahirrahmaanirrahiim..

Salam Lestari!

Manteman gispala mau buka perekrutan anggota baru lho..  Seiring dengan terselenggaranya program Camping Gathering II yang berlokasi di Bumi Perkemahan Cidahu- Sukabumi pada 2 minggu lalu, kami melihat  antusiasme pendaki maupun petualang muda muslim sangat tinggi untuk bisa bergabung dengan kami. Baca Lanjutannya…

Oleh: gispala | Januari 14, 2012

55 Adab Mendaki Gunung Menurut Syariat

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman : “Katakanlah: ‘Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?’ Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.” (Az-Zumar:9).

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman : “Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran.” (Ar-Ra’d:19).

Baca Lanjutannya…

Kegiatan petualangan kini semakin dinikmati. Baik itu Pecinta alam, Penikmat alam, Rem Pakem (Remaja Pecinta Kemping) kini juga makin menebar dimana-mana. Jaringan pencinta alam sangat luas, baik itu pencinta alam umum maupun pencinta alam sekolah dan perguruan tinggi, di hampir semua kampus, bahkan terkadang sampai di level fakultas dan jurusan. Ditambah lagi pencinta alam selalu memiliki jaringan alumni yang sangat kuat, yang siap mensupport yunior-yuniornya. Bahkan tidak hanya itu, sekarang ini banyak organisasi-organisasi yang mengatasnamakan dirinya pecinta alam juga semakin merajalela. Baca Lanjutannya…

Oleh: gispala | November 11, 2011

Jual Alat-alat Survival Lengkap dan Murah

Bismillah..

Kami menjual berbagai macam alat untuk survival, sementara website toko kami (http://toko-gispala.com) sedang dalam proses penyempurnaan, oleh karena itu kami mempublikasikan produk kami di blog ini. Alat-alat survival ini dipasok langsung dari seorang teman kami di Taiwan dan beberapa negara di benua Amerika. Berikut adalah alat-alat survival yang kami tawarkan:  Baca Lanjutannya…

Oleh: gispala | Oktober 12, 2011

Apakah Seperti Ini Pecinta Alam Indonesia abad 21?

Seandainya pohon bisa memberontak dan bicara tentunya ia bakal menjerit ketika ditebang, seadainya satwa liar itu bisa bicara tentunya ia bakal menyelamatkan hidupnya, namun kita sebagai manusia punya mulut, hati, telinga, otak malah diam saja melihat, mendengar jeritan-jeritan alam yang rusak ditangan kerakusan spesies manusia seperti kita ini. Apakah kita bangga dengan kekuasaan kita sendiri sementara kita telah melakukan bunuh diri secara perlahan bersama-sama oleh perbuatan kita sendiri.

Sebelum kita membahas pecinta alam dan kegiatannya mari kita pahami betul apa epistemologi dari “Pencinta Alam”. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata Cinta mempunyai empat makna, yakni, [1] ‘suka sekali’ ; ‘sayang benar’ ; [2] ‘kasih sekali’ ; terpikat’ ; terpikat ; [3] ‘ingin sekali’ ; berharap sekali ; ‘rindu’ ; dan [4] ‘susah hati ; risau’ (1993 -190). Yang artinya pencinta diberi makna ‘orang yang suka akan’ (h191). Baca Lanjutannya…

Bismillahirrahmanirrahim..

Posting kali ini agak berbeda sob, biasa saya njiplak dari situs lain tetapi kali ini saya njiplak dari status facebook seorang teman yang sehobi dengan saya, yaitu “muncak” alias mendaki gunung.. Kebetulan beliau mengizinkan saya untuk memposting ulang tulisannya di blog ini. Hehe..syukran Abu Fahd sudah mengizinkan saya untuk repost :). Lalu tujuannya apa yah sampe dibuat ni tulisan? kata yang punyanya sih ini ditujukan kepada orang-orang yang tidak mengetahui manfaat dan faedah mendaki gunung, dan untuk orang-orang yang tidak suka khususnya kepada kami yang suka mendaki gunung. Hmm pikir saya, kok ada ya orang yang gak suka olahraga mengasyikkan kayak gini? ngedabrus tuh orang :D. Padahal mendaki gunung itu udah sehat, pahalanya banyak lagi :). Langsung aja sob, semoga bermanfaat! berikut adalah 40 amalan Sunnah yang biasa kami lakukan tatkala mendaki gunung: Baca Lanjutannya…

Puncak Merbabu, 29 Juni 2011

Sepercik hembusan sinar mentari membelai hangat sekujur tubuh

daun-daun rapuh gugur warnai semua jalanku

kicauan indah burung-burung menepis segala sunyi sepi

tiada kata mundur dalam langkah hariku

memandang jauh meneroka setiap sudut suci alam ini

mengungkap rahasia dibalik pekatnya hutan, tingginya gunung dan dalamnya laut

agar ku dapat tahu dan mengerti jawaban untuk pertanyaan anak-cucuku nanti

Ya Rabb, terima kasih atas alam-Mu yang indah ini, meskipun lelah namun terbayarkan.

Merbabu, 29 Juni 2011

disini, diantara mountaineering-tools yang masih berserakan

Dimas Putra Ramadhan Baca Lanjutannya…

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori