siwak

Termasuk sunnah yang paling sering dan yang paling senang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah bersiwak. Bersiwak merupakan pekerjaan yang ringan namun memiliki faedah yang banyak baik bersifat keduniaan yaitu berupa kebersihan mulut, sehat dan putihnya gigi, menghilangkan bau mulut, dan lain-lain, maupun faedah-faedah yang bersifat akhirat, yaitu ittiba’ kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mendapatkan keridhaan dari Allah subhanahu wata’ala. Baca Lanjutannya…

Oleh: gispala | Juli 15, 2013

Apa Yang Kau Cari, Hai Pendaki?

dimas putra ramadhan

Lewat obrolan virtual itu  kau bertanya tentang petualangan-petualanganku. Tentang seberapa banyak puncak tinggi yang pernah kugagahi. Juga tentang seberapa luas rimba raya yang telah kucumbui. Selebihnya kau hanya bercerita tentang petualanganmu saja, tanpa titik koma. Padahal jika bisa kau  tatap mataku saat itu, tentu kau akan tahu jika sebenarnya aku enggan mendengar ceritamu.

Beberapa tahun yang lalu aku juga sama sepertimu kawan. Ketika secarik kain berwarna ungu itu baru saja melingkar di leherku. Saat benak ini hanya dipenuhi oleh satu obsesi. Mendaki, mendaki dan mendaki, itu saja. Namun, di tengah perjalanan akhirnya aku baru sadar akan sesuatu. Tak harus menjadi seorang pencinta alam, jika kau hanya ingin berpetualang! Sebab, mendaki sebenarnya bisa dilakukan oleh siapa saja. Bukan hanya aku atau kamu, tapi juga mereka.
Baca Lanjutannya…

Oleh: gispala | Juni 9, 2013

Tips Mengikat Sepatu Hiking

Lama berkecimpung di kegiatan outdoor, baru tahu ada cara mengikat sepatu seperti ini. Ternyata masih banyak hal yang perlu dipelajari dan dicoba. Selamat menyimak sobat ;)

Oleh: gispala | Maret 17, 2013

Mendaki Gunung Adalah Pekerjaan Jati Diri

5cmTidak bisa dipungkiri bahwa film 5 cm telah menyedot perhatian banyak kalangan. Bukan karena cerita cinta yang disuguhkan melainkan kegiatan mendaki gunungnya, yakni mendaki puncak gunung semeru yang merupakan tertinggi di pulau Jawa. 3676 mdpl. Bagi masyarakat awam, film ini telah memberikan sedikit informasi tentang bagaimana mendaki gunung. Tak sedikit dari mereka yang kemudian berencana untuk mendaki gunung.

Mendaki gunung tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Butuh ilmu dan ketahanan fisik serta mental yang kuat. Tidak dilakukan secara sembarangan. Bagi para pendaki gunung (penggiat alam terbuka), menaiki sebuah gunung adalah kegiatan yang menantang dan menyalurkan hobi. Namun bagi segilintir orang, mendaki gunung merupakan sebuah kegiatan atau pekerjaan yang sia-sia dan membuang-buang waktu, adapula yang memaknai nya untuk mencari pasangan atau jodoh (semoga saya tidak termasuk :p). Lantas apa jadi nya jika mendaki gunung untuk sekedar hanya sekedar “gaya-gayaan”, apa jadi nya jika mendaki gunung untuk berbuat “centil” kepada lawan jenis? Lalu apa dan bagaimana esensi dan filosofi mendaki gunung? Baca Lanjutannya…

Oleh: gispala | Desember 29, 2012

Memoriam di Ujung Langit

Gispala's Dewan Syura

Semangat itu masih terasa hingga kini

meski satu dekade telah terlewati

kadang membangunkanku ketika sejenak tertidur dalam kerapuhan

hal itu juga masih tampak jelas

warna pelangi yang Engkau goreskan pada Langit Jawa Barat Baca Lanjutannya…

Oleh: gispala | Desember 14, 2012

Izinkan aku mencumbu kembali rimbamu

007

Selamat datang gunung,
aku kembali.
memenuhi janji yang terucap di hati.

Setiap kita bertemu, mempertautkan rindu, menyatu bersama damaimu.
Damai adalah tetesan hujan jatuh di dahan.
Hening adalah tentram yang datang menemani mimpi.
Perjalanan ialah sunyi alam yang murni bernyanyi damai, damai di hati. Baca Lanjutannya…

Oleh: gispala | Desember 13, 2012

Islam dan Go Green: Praktek Go Green Ala Rasulullah

go-green1Tidaklah seorang muslim menanam suatu tanaman melainkan sesuatu yang dimakan darinya menjadi sedekah baginya, dan sesuatu yang dicuri darinya menjadi sedekah baginya, dan tidaklah sesuatu itu dikurangi oleh seseorang melainkan ia menjadi sedekah baginya hingga hari kiamat (HR. Muslim)

Tidaklah seorang muslim menanam suatu tanaman pohon atau menabur suatu benih lalu sebagian hasilnya dimakan oleh burung atau seseorang, melainkan menjadi sedekah baginya (HR. Bukhari, Muslim dan Tirmidzi)
Baca Lanjutannya…

kerusakan alamManusia selalu takut akan bencana serta kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan olehnya namun tanpa disadarinya kerusakan yg paling parah justru berasal dari dalam manusia itu sendiri. Alam bisa mengontrol dirinya sendiri sementara tanpa kita sadari bencana kemanusiaan yang paling parah justru berasal dari manusianya itu sendiri.

Sosok pencinta alam sebagaimana yang kita ketahui adalah sosok yang diharapkan bisa menjadi pelopor dalam  menjaga serta melestarikan alam beserta kehidupan didalamya mencakup bagaimana dalam berpola serta berprilaku dalam kehidupan sehari-hari. Namun ironisnya, sebagaimana yang kita lihat dalam realita yang sementara berkembang justru sosok pencinta alam tidak (ataukah belum) berada dalam kondisi yang kita harapkan bersama. Baca Lanjutannya…

Nun jauh di sebuah tempat di Kabupaten Siak, Riau, terdapat dua danau berdampingan yang airnya berwarna hitam. Danau Pulau Besar dan Danau Bawah itu terletak di daerah yang bernama Zamrud. Warga desa setempat sering juga menyebut dua danau itu dengan nama Danau Zamrud.

Sebutan zamrud sendiri diambil dari keelokan tempat tersebut, terutama jika dilihat dari udara. Pantulan airnya yang berwarna hitam di tengah hutan rawa menyerupai permata berwarna hijau. Di tempat itulah hidup satwa dan tumbuhan selama ratusan tahun.

Sejumlah satwa terkenal yang masih hidup di antaranya ikan arwana emas (Schleropages formasus), harimau sumatera (Panthera tigris sumatrensis), beruang merah (Helarctos malayanus), burung serindit (Loriculus galgulus), serta berbagai jenis ular. Baca Lanjutannya…

Oleh: gispala | April 1, 2012

Biasakan Keras Pada Diri Sendiri

Jika kita lunak pada diri sendiri, maka kehidupan akan keras kepada kita. Sebaliknya, jika kita keras pada diri sendiri, maka kehidupan akan lunak kepada kita.

Karena itu, terus perkuat kebiasaan keras kepada diri sendiri. Disiplin, rajin, bekerja keras, ulet, berani, tegas, pantang menyerah, serta berbagai sikap kaya mental harus terus kita tanamkan. Hanya dengan sikap tegar dalam mengatasi persoalan, kuat dalam menghadapi goncangan, dan kokoh menghadapi badai ujian, kita akan jadi manusia tahan banting yang selalu siap mengatasi cobaan.

Keras pada diri sendiri akan membuat kita mampu menjadi manusia unggulan dalam berbagai keadaan. Keras pada diri sendiri akan mengantarkan kita jadi pemenang kehidupan.

Maju terus, pertegas langkah, perkuat tekad, maka kerasnya batu-batu penghalang akan dapat kita taklukkan!!! Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.762 pengikut lainnya.